Istri Petani Tur Panen Tanaman Lombok 20 rb per kg

 Istri Petani Tur Panen Tanaman Lombok 20 rb per kg 





Rembang, 23/03/2026

Petani Tur di salah satu desa di Rembang,Provinsi Jawa Tengah,  menceritakan kepada Informatika Newsline, Selasa (23/03) saat sawah tanaman cabe/lombok nya panen di sekitaran Lebaran Iedhul Fitri 1447 H. 

Panen sawah lombok ini menurut istri Petani Tur, dilakukan dua hari setelah sholat Iedhul Fitri, Sabtu (21/03). Begitu selesai sholat Iedhul Fitri sejumlah pedagang lombok cabai lokal mendatangi sawah yang dimiliki oleh Petani Tur.

Istri petani Tur menceritakan harga tanaman lombok kali ini lumayan bagus. 

" Sawah saya berhasil memanen sebanyak 3 kuintal lombok (300 kg)... dan para pedagang membeli hasil panen lombok kali ini.... Dengan harga 20 ribu per kg, lumayan bagus harga cabai yang dibeli dari kita  " Kata Istri Petani Tur. 

Menurut istri petani Tur, hasil penjualan cabai kali ini cukup lumayan, dengan harga 20 rb per kg untuk 300 kuintal, Istri Petani Tur bisa mendapatkan uang sebesar 6 juta rupiah. Hanya dengan menanam cabai, saja Istri Petani Tur bisa mengantongi harga yang bagus, untuk sawah yang luasnya hanya beberapa puluh meter persegi saja. 


Baca Juga : 

Catatan Fluktuatif Harga Cabai Merah di Sejumlah Provinsi Di Indonesia


Meski demikian harga hasil panen ini masih jauh dari harga yang ada di pasaran pada saat musim Lebaran. Menurut sumber informatika, harga lombok sempat menembus harga ratusan ribu rupiah per kg di pasaran pada saat menjelang dan setelah Iedhul Fitri. 


 

Data dari Kementerian Perdagangan menunjukkan harga rata-rata cabai di Indonesia pada Bulan Januari 2026 mencapai 57.492 rupiah per kg, sedangkan pada Bulan Februari naik menjadi 67.038 rupiah per kg. Harga ini berada jauh di atas harga HAP (Harga Acuan Pembelian) bawah konsumen yang ditentukan oleh Kementerian perdagangan sebesar 40 ribu rupiah per kg, dan HAP atas konsumen, sebesar 57 ribu rupiah per kg. HAP ini mengacu pada Peraturan Badan Pangan Nasional No.12/2024. 

Kementerian perdagangan juga mencatat harga tertinggi cabe pada Bulan Februari mencapai 200 ribu rupiah per kg (di Kabupaten Nduga), 190 ribu per kg (di Kabupaten Mappi), dan 170 ribu per kg (di Kabupaten Intan Jaya). Sementara itu harga terendah yang tercatat oleh Kementerian Perdagangan adalah sebesar Rp 22.500 per kg.  (SGDIKWS) 



Lebih baru Lebih lama