Sampai Minggu Belum Ditemukan, Pencarian Diperpanjang 3 Hari, Pencarian Yasid Dibumbui Dengan Berbagai Berita Hoax Dan Aneh

Sampai Minggu Belum Ditemukan, Pencarian Diperpanjang 3 Hari, Pencarian Yasid Dibumbui Dengan Berbagai Berita Hoax Dan Aneh  



Magetan, Informatika News Line (26/01/2025)

Pencarian Yasid Ahmad Firdus (26) diputuskan diperpanjang 3 hari. Setelah pencarian sampai Hari Minggu (25/01) belum membuahkan hasil. Yasid dilaporkan hilang pada Minggu (18/01) yang lalu, setelah terpisah dari teman-teman nya. Lokasi Bukit Mongkrang yang berada di daerah perbatasan Jawa Timur Dan Jawa Tengah membuat dua team BPBD dari dua wilayah Kabupaten turun ikut mencari jejak Yasid. Dari sisi wilayah Jawa Tengah team dari Kabupaten Karanganyar turun di bawah Kepala BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, sedangkan dari sisi wilayah Jawa Timur team dari Kabupaten Magetan turun di bawah koordinasi plt. Kepala BPDB Kabupaten Magetan, Cahaya Wijaya. 


 



Baca Juga : 

Tim SAR Magetan Bantu Pencarian Yasid, Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

 

Sampai dengan Minggu (25/01) Yasid masih gagal ditemukan. Belum ada tanda-tanda jejak yang valid yang mengarah pada lokasi Yasid Ahmads Firdaus. Proses pencarian lokasi Yasid ini dilakukan dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat, berkabut tebal dan badai angin dingin. Batas terakhir pencarian Minggu (25/01) ini terpaksa diperpanjang sampai 3 hari ke depan, sampai Rabu (28/01).

BPBD Kabupaten Karanganyar menyampaikan kepada pers bahwa proses pencarian Yasid diperpanjang selama tiga hari, setelah tenggat 7 hari dilewati.

"Pencarian selama tujuh hari ini masih nihil. Pencarian diperpanjang tiga hari ke depan," kata Kepala BPBD Hendro Prayitno kepada pers Minggu (25/1/2026).

Hendro mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melakukan koordinasi dengan berbagi pihak mulai dari Basarnas, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, serta pihak keluarga korban.




 


"Hasil rapat bersama BPBD, Basarnas, Pak Camat Tawangmangu, Kapolsek, Danramil, dan pihak keluarga, diputuskan pencarian diperpanjang tiga hari, hari Senin, Selasa dan Rabu," kata Hendro

Hendro menyebut pada pencarian hari ketujuh ada 300 personel yang diterjunkan dengan mengerahkan 10 Search and Rescue Unit (SRU). Selain itu, anjing pelacak atau K-9 juga diterjunkan untuk mencari survivor.

"Personel hampir 300-an. Dari awal juga sudah kita kerahkan K-9 dari Polres Karanganyar, tapi hasilnya masih nihil," ujar Hendro.

Selama proses pencarian, Hendro menyebutkan bahwa team difokuskan ke jalur pendakian, jalur bayangan hingga area yang berpotensi menjadi lokasi korban keluar jalur. Dirinya berharap korban bisa segera ditemukan.

"Pencarian kami fokuskan ke jalur pendakian, jalur bayangan hingga area yang berpotensi menjadi lokasi korban keluar jalur. Kami lakukan pencarian, mohon doanya, semoga survivor segera ditemukan, dengan keadaan apa pun," kata Hendro lebih lanjut.

Yasid mendaki Bukit Mongkrang bersama tiga orang rekannya Minggu (18/01), yakni Cahya, Salman, dan Riyan, saat turun dari Bukit Mongrang, Yasid terpisah dari tiga temannya. Sampai sekitar pukul 11.30 WIB, tidak ada tanda-tanda, Yasid turun dari Bukit Mongkrang.

Dari hasil keterangan rekan-rekan korban, mereka mendaki sekira pukul 06.30 WIB dan sampai puncak pada pukul 08.00 WIB. Setelah itu, keempat orang itu turun bersama-sama.

"Mereka terpisah di atas Pos 3, dengan formasi pertama Salman, kedua Cahya, ketiga Yasid (survivor), dan keempat Riyan. Salman dan Cahya menunggu kedua rekannya di basecamp, dan yang datang hanya Riyan di posisi barisan paling belakang. Karena itu mereka melaporkan ke petugas basecamp jika survivor belum kembali," menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Hendro Prayitno Senin (19/1).

Sementara itu dari sisi Jawa Timur, plt. Kepala Pelaksana BPDB Kabupaten Magetan, Cahaya Wijaya, juga ikut turun dengan anggota SAR dari Jawa Timur, menyusuri dan melakukan pencarian dari sisi Bukit Mongkrang dari sisi Jawa Timur, sejak Kamis (22/01).

 


Baca Juga : 

Saat Elsa Ijin Mendaki Gunung Ke Ayah Dan Ibu, Diijinkan Enggak Ya ?

 

 

Di tengah seriusnya upaya pencarian Yasid, masih juga ada sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan berita bohong dari media sosial, tiktok tanpa memikirkan dampak yang mereka lakukan. Penyebaran berita bohong ini juga tidak diketahui apa maksudnya. Narasi yang disebarkan lewat tiktok tersebut membuat berita bohong seolah-olah Yasid sudah ditemukan. Narasi yang menyesatkan dan tidak jelas maksudnya. 






 

Akun tiktok berisi narasi hoax yang sempat ditemukan oleh team data informatika News Line adalah sebagai berikut pyuhp7, beritaindonesiaviral881, beritamediaviral, berita.viral706, mediagunungviral, tyanursifa5. Belum diketahui dengan tepat seberapa banyak lagi akun hoax yang mengangkat proses pencarian Yasid ini. Kemungkinan mengangkat berita bohong ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung melihat akun nya, sehingga meningkatkan jumlah pengikut akun tersebut. Sebuah tindakan yang tidak terpuji dan menimbulkan kebingungan publik yang sebenarnya tidak perlu terjadi.





 



 


Ada lagi akun unik yang mengangkat mimpi yang dialami oleh seseorang yang kemudian menceritakan secara detail apa yang kemudian dialami oleh Yasid. Sayangnya akun yang mengangkat cerita mimpi ini tidak menunjukkan di mana letak posisi yang tepat koordinat Yasid yang sedang dicari oleh ratusan team SAR dari dua Provinsi ini (MIG, CW, Team)

 

 

(1) Up date Survisor Yasid (26/01/2026)

Sampai Senin (26/01/2026) pukul 15.00 WIB, belum ada tanda-tanda team pencari menemukan Yasid. Akan tetapi selain beredar kabar di media sosial tiktok, kabar hoax ini bahkan menyebar juga di saluran WA, bahkan ada yang mengaku sebagai tetangga dari Yasid yang mengatakan bahwa tubuh Yasid sudah ditemukan dan lagsung dimakamkan pada Senin (26/01/2026).

Akan tetapi berita hoax simpang siur ini dibantah oleh Koordinator Opsar Barsarnas Solo Tri Puji Sugiharto. Kepada pers Tri Puji mengatakan bahwa survivor Yasid masih belum ditemukan.

"Kami sampaikan bahwa (memang) ada kabar yang beredar bahwa suvirvor sudah ketemu, namun kami pastikan itu tidak benar," kata Tri, Senin (26/1/2026) kepada pers,

Tri mengatakan bahwa memang kabar yang masih simpang-siur itu, tersebar hingga ke tetangga rumah keluarga suvirvor di Angsana Regency, Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar.

Bahkan, ia menyebut, pihak tetangga di Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar sudah bersiap menyiapkan proses pemakaman di sana.

"Kami tegaskan, bahwa untuk keberadaan survivor masih belum ditemukan, sehingga kami (sampaikan, sekali lagi, bahwa) kabar itu bukan dari kami, dan kami belum mengeluarkan rilis terkait hal tersebut," tegas Tri menegaskan kembali bahwa proses pencarian Yasid masih belum membuahkan hasil sampai Senin (26/01/2026).

 

(2) Up date Survisor Yasid (28/01/2026)
  

Sekdaprov ikut hadir memantau, Pencarian Yasid Diperpanjang 3 Hari Lagi


Karanganyar, 28/01/20226
Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, datang ke lokasi pencarian Yasid di bukit Mongkrang Rabu (28/01). Sekda Provinsi Sumarno ikut memantau proses pencarian Yasid. Kedatangan Sekda Provinsi Jawa Tengah ini disampaikan oleh Kasubsie Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki.

"Pak Sekda (Pemprov Jateng) ikut ke atas memantau langsung, ikut pencarian juga," kata Basuki kepada pers, Rabu (28/1). Basuki juga menyampaikan bahwa pada hari ini ada sekitar 200 relawan yang melakukan pencarian.

Sejumlah relawan sempat menemukan tanda-tanda yang diduga lokasi Yasid berada, sejak Minggu (25/1). Tanda-tanda tersebut ditengarai ada di sekitaran Pos 3. Akan tetapi masih belum juga diketahui dengan detail kepastian tanda-tanda tersebut.

"....Di sekitar pos 3. Sedang coba kita telusuri, diduga arahnya dari dasar jurang. ," kata Basuki.

Pencarian Yasid diputuskan untuk diperpanjang 3 hari lagi. Tenggat tambahan tiga hari sampai hari Rabu (28/01) ini telah dilampaui, dan keberadaan Yasid masih juga belum diketahui. Team memutuskan memperpanjang kembali pencarian sampai tiga hari ke depan, sampai Sabtu (31/01).

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, mengatakan, perpanjangan pencarian sampai 3 hari ke depan, merupakan hasil koordinasi dengan pihak terkait dan pihak keluarga.

" (Perpanjangan, merupakan) Hasil musyawarah atau koordinasi dari BPBD, relawan, Basarnas, TNI, Polri, dan pihak keluarga. Diputuskan untuk perpanjangan tiga hari ke depan dimulai besok pagi (Kamis (29/01)," kata Hendro kepada pers Rabu (28/1/2026).

Hendro mengatakan, perpanjangan pencarian selama tiga hari ini akan berakhir pada Sabtu (31/1). Setelah itu, tim akan kembali melakukan evaluasi.

"Hasil pencarian hari ini masih nihil. Kendalanya cuaca, kabut, angin, dan vegetasi yang lebat. Untuk pencarian besok fokusnya di seputaran Pos 3. " kata Hendro 





 

 

 

 

Lebih baru Lebih lama