Workshop Seru Di Sparta Corner Sidoarjo, Siap Menaikkan Margin UMKM di Situasi Sepi Market
Sidoarjo, Informatika News Line, 25/01/2026
Sparta Corner Sidoarjo, Minggu sore (25/01), terlihat ramai dipenuhi pelaku UMKM dari berbagai sektor. Ruko di depan pintu G, GOR Voli Pantai, Kompleks Stadion Gelora Delta, Jalan Pahlawan No.200, Sidoarjo, yang biasa disebut dengan Sparta Corner itu, punya gawe.
Sparta Corner menggelar workshop khusus untuk para penggiat UMKM Sidoarjo. Hari itu Sparta Corner menjadi ajang berbagi strategi praktis untuk meningkatkan margin keuntungan usaha UMKM, meskipun kondisi pasar sedang lesu.
Bagaimana dalam situasi sulit, sepi omzet, UMKM malah bisa menaikkan margin usaha ? Tidak ikut menjadi lesu, seperti pasar dan market yang lesu. Akan tetapi malah melejit meraup margin khusus yang jarang dipikirkan oleh para pelaku usaha UMKM. Bahasan menarik untuk UMKM ini, disampaikan oleh pakar ekonomi-komunikasi dan bidang layanan pelanggan yang tersohor, Widjatmono Martanto.
Workshop yang berlangsung sekitar 2,5 jam ini membongkar habis materi yang bersifat aplikatif dan ditujukan untuk memberi bekal langsung kepada pelaku UMKM, agar mampu mengelola biaya produksi dan menentukan harga jual yang sehat serta kompetitif.
Widjatmono Martanto, adalah seorang pakar ekonomi industri dan manajemen mutu yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan organisasi, peningkatan kualitas proses bisnis, serta komunikasi strategis di lingkungan industri dan korporasi. Widjatmono Martanto dikenal sebagai profesional yang menggabungkan pendekatan ekonomi terapan, efisiensi industri, dan tata kelola mutu, untuk meningkatkan daya saing organisasi dan perusahaan.
Dalam kiprahnya, Widjatmono Martanto aktif dalam pendampingan manajemen, pengembangan sistem mutu, serta komunikasi organisasi yang berorientasi pada produktivitas, keberlanjutan, dan nilai tambah ekonomi. Keahliannya banyak digunakan dalam bidang industri manufaktur, jasa, serta organisasi berbasis kinerja, baik melalui pelatihan, konsultasi, maupun forum ilmiah dan profesional.
Dengan latar belakang pemahaman ekonomi mikro dan makro yang kuat, Widjatmono Martanto, kerap memberikan pandangan strategis terkait efisiensi biaya, peningkatan kualitas, manajemen risiko, dan penguatan daya saing industri. Pendekatan yang digunakan bersifat praktis, terukur, dan selaras dengan prinsip good corporate governance serta standar manajemen mutu yang berlaku.
Pakar ekonomi ini membagikan ilmu dan pengalamannya dalam tiga sesi materi, yang mencakup berbagai aspek penting dalam komunikasi dan penanganan keluhan pelanggan.
Tema sentral yang diangkat dalam workshop singkat ini adalah cara menghitung harga pokok produksi bagi sektor UMKM. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan harga pokok penjualan UKMM.
" Materi workshop ini menurut kami, sangat penting bagi pelaku UMKM. Termasuk sebagai ikhtiar agar kita tetap semangat menjalankan usaha. Menjadi sebuah kebutuhan juga, agar usaha yang kita jalani bisa mendapat keuntungan. Tetapi harga yang kita gunakan tetap kompetitif,sesuai target pasar, " kata pakar yang biasa dipanggil Tanto ini.
UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, hingga 31 Desember 2024, jumlah UMKM yang tercatat mencapai 30,18 juta unit usaha di seluruh Indonesia. Angka ini mencerminkan dominasi UMKM dalam struktur perekonomian nasional, menyerap sebagian besar tenaga kerja dan menyokong aktivitas ekonomi masyarakat luas.
Di Provinsi Jawa Timur, UMKM juga mendominasi perekonomian regional. Survei BPS Jawa Timur pada tahun 2023, mencatat ada 971.471 perusahaan mikro dan kecil yang tersebar di 38 kabupaten/kota, dengan 63.650 unit usaha di Kabupaten Sidoarjo yang melibatkan 124.051 tenaga kerja dan mencatat pendapatan sebesar Rp 6,43 triliun pada periode tersebut.
Sementara untuk Kabupaten Sidoarjo, data penelitian lokal menunjukkan terdapat sekitar 171.264 unit usaha yang terdiri dari 154.891 usaha mikro, 16.000 usaha kecil, dan 154 usaha menengah, dengan dominasi sektor kuliner, fashion, dan kerajinan tangan.
Angka-angka ini memperlihatkan besarnya peran UMKM, tidak hanya secara nasional dan regional, tetapi juga dalam ekonomi tingkat kabupaten, termasuk kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi lokal.
Acara workshop, digelar mulai pukul 15.30 sampai 18.00 WIB. Peserta yang hadir, terlihat sangat antusias mengikuti pemberian materi kunci-kunci ekonomi praktis yang diberikan oleh Pakar Ekonomi Tanto.
Materi juga mengulas penjelasan mengenai istilah, serta berbagai poin penting, yang perlu diperhatikan, untuk penghitungan biaya produksi dan penentuan harga jual. Serta diberikan juga rahasia cara menghitung biaya penyusutan barang dan alat yang dipakai produksi.
Para peserta workshop langsung melakukan praktek cara menghitung sesuai varian usaha masing-masing.
Para peserta yang terdiri dari para pengusaha ini datang dari sekitar Sidoarjo dan bahkan juga datang dari Mojokerto. Para peserta yang terdiri dari pelaku usaha kuliner, hasta karya dan konveksi ini, menyimak dengan serius seluruh materi workshop yang sangat berharga tersebut. Tercatat sebanyak 15 orang peserta yang hadir memenuhi ruangan Sparte Corner.
Pelaksanaan Workshop ini juga didukung oleh sejumlah pelaku usaha lokal Sidoarjo. Sponsor utama kegiatan ini adalah SPARTA CORNER. Sponsor lain yang ikut mendukung kegiatan workshop ini, diantaranya adalah KHAI merchandise, Merrcious cake and catering, Azra, Harmuningsih Institute dan Maju Mapan.
Di akhir acara, selain mendapatkan ilmu penting dalam UMKM, peserta juga mendapat hadiah doorprize, merchandise dan bahan makanan dari para sponsor. (TNTW)

.jpeg)